Tangisan Rasulullah Sepanjang Malam

Pernah suatu ketika Rasulullah Saw. menangis sepanjang malam. Apa yang membuat beliau menangis sepanjang malam? Apakah istri? Anak keturunan? Harta benda dan kebun-kebun?

Ternyata bukan karena hal-hal duniawi tersebut. Beliau menangisnya karena dalam shalatnya beliau membaca Al-Quran Surah Al-Ma’idah [5] ayat 118 yang menceritakan doa untuk umatnya, untuk kita Beliau shalat sambil menangis hingga waktu shubuh tiba. Beliau terus mengulang-ulang ayat tersebut.

“Jika Engkau siksa mereka, sesungguhnya mereka adalah hamba-hamba-Mu, dan jika Engkau mengampuni mereka, sesungguhnya Engkau Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.”

Kemudian beliau memanjatkan kedua tangan seraya berdoa, “Ya Allah, umatku … umatku ….”

Lalu beliau menangis tersedu-sedu.

Allah Ta’ala berkata kepada Malaikat Jibril, “Wahai Jibril, pergi dan temuilah Muhammad. Tuhanmu Maha Mengetahui. Sekarang tanyakan kepadanya, kenapa dia menangis?”

Malaikat Jibril pun menemui Rasulullah Saw. untuk menanyakan sebab musabab beliau menangis. Rasulullah Saw. berterus terang kepada Malaikat Jibril mengenai kekhawatiran beliau pada umat beliau.

Malaikat Jibril pun melaporkan pengaduan Rasulullah itu

Endoonesaah

https://2.bp.blogspot.com/-dJjcWaTZqJU/V9UqiApzzpI/AAAAAAAAASU/xpfmsgfJe_sewNqZLAWOW_AXOA6tJDfqACLcB/s320/Indonesia35_zps4568b61d.jpgDalam sebuah pengajian di pondok pesantren magelang, seorang jama’ah bertanya pada kiai.

“Jika kita melihat negara lain di luar, kelihatannya lebih maju dan lebih makmur daripada kita. Padahal tidak ada ulama dan mereka tidak menerapkan islam dalam kesehariannya. Bagaimana pandangan pak kyai tentang hal ini?”

Pak kyai balik bertanya, “Contone negoro sing luwih maju seko awake dewe ki sing endi?”

“Amerika pak kyai”

“Amerika sing luwih maju opone?” Pak kyai balik bertanya, Jama’ah pun tertawa semua.

Pak kyai melanjutkan, “Saya ceritain ya, di Amerika itu kelas professor saja handphone nya Nokia jadul. Di sini tukang batu dan pekerja kasar saja sudah punya smartphone. Saya tidak paham mengapa Amerika sampeyan bilang lebih maju, apanya yang lebih maju. Daya beli mereka rendah. Mereka gajinya besar tapi harga barangnya mahal. Di sini tidak punya gaji tetap saja berani nikah.

Indonesia daya belinya dahsyat. Kalo tidak percaya, coba ke Singapura. Kalau penjual toko tahu

Tolong Jaga Mata

http://farm3.static.flickr.com/2424/3649363996_15178021a3_o.jpg

Ada seorang gadis buta yang membenci dirinya sendiri karena kebutaannya itu. Tidak hanya terhadap dirinya sendiri, tetapi dia juga membenci semua orang kecuali kekasihnya. Kekasihnya selalu ada disampingnya untuk menemani dan menghiburnya. Dia berkata akan menikahi kekasihnya hanya jika dia bisa melihat dunia.

Suatu hari, ada seseorang yang mendonorkan sepasang mata kepadanya sehingga dia bisa melihat semua hal, termasuk kekasihnya. Kekasihnya bertanya, “Sekarang kamu bisa melihat dunia. Apakah kamu mau menikah denganku?” Gadis itu terguncang saat melihat bahwa kekasihnya ternyata buta. Dia menolak untuk menikah dengannya.

Kekasihnya pergi dengan air mata mengalir, dan kemudian menulis sepucuk surat singkat kepada gadis itu, “Sayangku, tolong jaga baik-baik mata saya.”

Kisah di atas memperlihatkan bagaimana pikiran manusia berubah saat status dalam hidupnya berubah. Hanya sedikit orang yang ingat bagaimana keadaan hidup sebelumnya dan lebih sedikit lagi yang ingat terhadap siapa harus berterima kasih karena telah menyertai dan menopang bahkan di saat yang paling …

Folk Dance

Traditional DanceAfrican music is almost all the time coupled with another artwork form, equivalent to poetry, ritual or dance, and it constitutes one of the vital revealing forms of expression of the African life and soul. They have a sense of rhythm. Some tribes combine dance and music, and they clarify historical past and the social elements in a form like the theater of at the moment. Dances were most of the time closely related with faith, ancestral worship and spiritualism.

Pendet is a traditional dance from Bali , Indonesia , during which choices are made to purify the temple or theater as a prelude to ceremonies or different dances. Pendet is usually performed by younger ladies, carrying bowls of flower petals, handfuls of which are solid into the air at various occasions within the dance. Pendet will be regarded as a dance of greeting, to welcome the audience and invite …

Bidadari Kecil #1

https://www.littleangel-usa.com/v/vspfiles/photos/homepage/1444951905155.jpg

Kau bukanlah mawar merah yang berduri

Kau juga bukan putihnya melati

Tapi keharumanmu tak ‘kan hilang disini

Bersama bunga dan tiap angin surgawi

Diindahnya taman kehidupan duniawi

Tak ‘kan pernah lelah ‘tuk slalu menanti

Senyum manismu yang slalu dihati

Wahai bidadari kecilku yang slalu sendiri

 

Jika malam, bulan dan bintang datang menyapamu

Jangan takut dan ragu akan kedatanganya setiap waktu

Karena hadirnya bersama bunga-bunga mimpi dan cintaku

Tutuplah mata dan jangan teteskan air mata rindu

Panjatkan syukur dan doa atas semua karunia itu

Mimpi indah dan tersenyumlah bahagia dalam kalbu

Karena Tuhan dan malaikatNya slalu menjagamu

Bidadari kecil yang terlelap dalam tidur bertutup kelambu

 

 

Wahai bidadari kecilku yang slalu terlelap sendiri disana

Cepatlah besar dan dewasa

Seiring bertambahnya usia

Jadilah bidadari yang berbakti pada orang tua

Jadilah bidadari yang taat pada Agama

Jadilah bidadari yang berjuang untuk bangsa dan Negara

Jadilah bidadari yang hidup penuh dengan ketulusan …