Ketika Bayi Anda Tertawa dan Manfaatnya untuk si Bayi

http://ichef.bbci.co.uk/wwfeatures/live/624_351/images/live/p0/2y/7j/p02y7jyt.jpg

Ketika bayi anda tertawa pertanda dia sedang ingin berkomunikasi dan mengajak untuk berbicara bahasa bayi. Selain itu ketika bayi tertawa ia berolahraga dengan menggerakan sebagian anggota badanya. Tertawa melibatkan sistem saraf dan bisa menggoyang-goyangkan otot perut, dada, bahu, serta pernapasan, sehingga membuat tubuh seakan-akan sedang senam di tempat bagi orang dewasa. Otot bagian tubuh yang bergerak akan menegang lalu mengendur secara bergantian. Selain itu, ketika bayi tertawa, paru-parunya mengembang dan menyerap oksigen lebih banyak. Detak jantung meningkat dan menurun setelahnya, seperti selesai berolahraga. Sesudah tertawa, tubuh bayi akan tenang dan rileks. Agar bayi terlihat segar dan beraroma wangi jangan lupa untuk memberi “nice baby powder”. Berikut penjelasan ketika bayi anda sedang tertawa:

Meningkatkan Kecerdasan Emosi

Menggoda bayi tertawa juga bermanfaat untuk perkembangan emosinya. Si kecil akan terbiasa dan lebih peka mengungkapkan emosinya dalam merespon lingkungan sekitar. Misalnya, ia akan tertawa melihat wajah lucu Ayahnya, atau tersenyum ketika ada orang yang menyapanya, meski tak ia kenal. Ketika orang tua tertawa bersamanya bayi belajar bahwa tertawa adalah sesuatu yang disukai orang-orang disekitar lingkungan. Sehingga ia pun akan belajar untuk mencoba membuat orang lain disekitarnya tertawa. Ke depannya, anak yang memiliki kecerdasan emosional tinggi biasanya juga memiliki selera humor yang tinggi. Menurut penelitian bahwa humor bisa meningkatkan kecerdasan emosional serta intelektual anak. Anak yang memiliki selera humor dan memberikan humor yang baik biasanya akan disukai teman-temannya, kreatif, percaya diri dan mampu memecahkan masalah yang lebih sulit.

Tidur Pulas

Bayi yang rutin diajak bercanda dan tertawa akan tidur lebih pulas. Karena tertawa membuat otot-otot tubuh menjadi rileks, sehingga bayi bisa lebih mudah tidur pulas saat beristirahat.

Mengatasi Gelisah dan Sakit

Menurut penelitian, tertawa terbahak-bahak, keras dan lama akan merangsang otak untuk melepaskan senyawa kimia yang disebut endorfin. Senyawa kimia ini bukan hanya menyebabkan bayi merasa senang dan nyaman, tapi juga mengurangi rasa sakit. Rasa sakit ketika selesai di imunisasi dan ketika si bayi merasa gelisa akibat ketidak nyamanan ketika sedang beradaptasi dengan lingkungan baru.

Meningkatkan Imunitas dan Kekebalan Tubuh

Tertawa diketahui bisa meningkatkan sistem imun dalam tubuh bayi dengan cara memicu produksi sel-sel limfosit yang bertindak sebagai pereda stres alami dan dapat melumpuhkan atau melindungi tubuh dari berbagai macam penyakit.

Interaksi dengan keluarga dekat dan orang sekitar

Bayi ketika tertawa menandakan bahwa si kecil akan belajar berhubungan dengan orang lain. Hal ini merupakan respon timbal balik antara dirinya dengan orang lain di lingkungan sekitarnya. Dia melihat, merasakan dan mendengar cara orang lain di sekitarnya tertawa dan berkomunikasi. Lalu si bayi pun mencoba menganalisa dan menirunya. Jadi, ketika ada sesuatu yang lucu baginya maka ia akan tertawa. Bayi juga akan belajar untuk bertingkah lucu sehingga lingkungan sekitarnya akan tertawa begitu pula sebaliknya.

Mengurangi Perilaku Negatif

Tertawa akan membantu bayi merasa baik dan mengurangi perilaku negatif. Menurut penelitian menyebutkan bahwa tertawa akan merangsang tubuh untuk memroduksi serotonin yang akan mengurangi ketegangan dan kemarahan. Bayi yang tinggal di lingkungan menyenangkan akan tumbuh menjadi pribadi yang spontan dan optimis. Jika tumbuh dengan perilaku positif akan memberikan masa depa lebih cerah bagi bangsa dan negara.

Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *